Cara merawat inverter taffware, agar lebih awet penggunaanya!

power inverter psw.

Power Inverter adalah alat yang berfungsi untuk mengkonversi listrik dari DC ke AC. Sistem Inverter terdiri dari dua jenis, ada inverter yang menggunakan sistem switching, ada juga power inverter yang langsung menggunakan trafo konvensional.

Power inverter jenis swithing mempunyai effisiensi yang tinggi, serta ukuran yang lebih kecil. Prinsip kerja dari inverter switching adalah menggunakan osilator pwm frekuensi tinggi untuk menaikan tegangan listrik menjadi tegangan DC 400 volt. Setelah itu, listrik DC tersebut akan di olah oleh transistor mosfet menjadi AC, tentunya dengan bantuan induktor.

Sedangkan pada Inverter dengan trafo konvensional, listrik yang sudah di osilasikan langsung di kirim ke trafo. Keduanya, mempunyai kekurangan dan kelebihan. Inverter dengan trafo konvensional dapat digunakan pada arus puncak yang sangat tinggi, dia mampu menahan beban kejut tanpa mengalami masalah.

Pada power inverter dengan sistem switching tidak mampu melakukanya, kecuali daya yang di hasilkan oleh power tersebut lebih tinggi dari daya peak. Power inverter Low Frekuensi yang paling banyak di gunakan adalah jenis taffware, Hanaya, Visero, TBE dan sebagainya.

Jangan salah beli, inverter yang beredar di pasaran ada yang PWS dan MSW, PSW merupakan singkatan dari Moddified shine wave, dan PWS Pure Sine Wave. Arti keduanya moddified artinya output gelombang frekuensinya masih menyerupai gelombang kotak, sedang PSW sudah di murnikan sehingga perbalikan fasa bentuknya sudah gelombang sinus.

Inverter gelombang sinus cocok digunakan untuk beban berat seperti pada motor listrik, atau power amplifer. Sedangan inverter dengan output keluaran MSW, di khususkan untuk digunakan pada power supply model switching, lampu penerangan, kompor listrik, dan alat listrik lain yang tidak terganggu oleh frekuensi gelombang kotak.

Power inverter sebenarnya sudah di rancang dengan beragam proteksi. Ada proteksi tegangan input terbalik, ada proteksi overload, ada proteksi low voltage, ada proteksi shot circuit, dan masih banyak lagi. Meskipun sudah mempunyai banyak proteksi, ada kalahnya inverter ini mengalami kerusakan.

Kerusakan dapat terjadi, apabila penggunaan daya melebihi dari batas kemampuanya. Rata-rata pengguna, selalu termakan oleh teknik marketing power inverter, dalam produknya inverter ini di klaim mempunyai daya 1000 watt dan conotinous 500 watt.

Tapi sebenarnya, daya yang di keluarkan oleh power inverter hanya kisaran 300-400 watt saja. Selebihnya, komponen yang ada pada power akan mengalami panas yang tinggi. Dan bisa menyebabkan transistor mosfet jadi terbakar.

Daya continous 500 watt hanyalah sebuah teknik marketing saja. Daya sebenarnya hanya 300-400 watt, namun kalau di paksakan pemakaian pada daya 500 watt, maka kemungkinan besar power inverter akan mengalami kerusakan. Mosfet bisa jebol, trafo switching bisa panas dan terbakar.


Tips agar inverter tetap awet

  1. Jangan menghidupkan inverter pada mode stanby tanpa beban terlalu lama, ini akan membuatnya menjadi panas.
  2. Untuk inverter dengan spesifikasi 1000w, 12v sebaiknya pakai daya nya 30% saja. Yakni 300Watt
  3. Jangan Operasikan inverter pada tegangan di bawah 12 volt, inverter akan menyedot arus yang besar. Itu berbahaya.
  4. Jangan Menggunakan inverter 1000w untuk menghidupkan beban induksi berat seperti Kompor Listrik, Mesin cuci, Dan Frezzer
  5. Letakan Inverter di dalam box panel yang sudah di lengkapi dengan fan, ini untuk mencegah serangga bersarang dalam inverter.
  6. Jangan memodifikasi seperti menambah kipas, agar daya nya dapat di pakai 100%. Meskipun tidak panas, mosfeet tetap bisa jebol.

Apapun yang membahayakan wajib di hindari, apabila power inverter yang anda beli ingin bertahan dalam jangka waktu lama. Kalau inverter taffware sudah tidak diragukan lagi, inverter ini pada level kerja 100-200 watt, suhunya adem dan tidak panas. Suhu akan naik hangat sedikit apabila mengonsumsi daya sebesar 300 watt.

Suhu, merupakan faktor yang menentukan perangkat. Semakin rendah suhu, akan semakin awet power inverter. Taffware sudah mendesain power mereka agar dapat di gunakan pada suhu hingga maksimal *0 derajat. Suhu ini sangatlah tinggi, dan kipas akan berputar cukup kencang untuk menurunkan suhu.

Semua komponen semikonduktor yang di gunakan hampir mampu menahan tegangan tinggi, tapi tidak mampu menahan arus listrik yang tinggi. Jika penggunaan untuk daya besar, pilihlah power inverter yang dayanya 80x lebih besar dari daya yang akan digunakan.

Pertimbangkan untuk menggunakan inverter yang mempunyai input yang lebih tinggi. Semakin tinggi tegangan input, arus yang mengalir pada power inverter akan lebih rendah tapi dengan output daya yang realtif sama. Misalnya inverter DC 12 volt yang menghasilkan daya listrik 300 watt, arus yang akan di sedot oleh inverter adalah 25 ampere ( hasil 300/12 .

Bandingkan jika tegangan input nya mengggunakan 24 volt, maka inverter hanya akan mengonsumsi 12.5 Ampere. Arus yang relatif kecil, panas yang di hasilkan juga akan lebih rendah. Dengan daya output yang sama yakni 300 watt.

Tagged : #inverter #ups #elektronika #plts #powerbox , pada Selasa, 16 Januari 2024 16:22 WIB